RELASI KUASA DALAM WACANA ANTI HERMENEUTIKA AL-QUR’AN DI MEDIA ONLINE INDONESIA

  • rahmattullah rahmattullah UIN Sunan Kalijaga
  • Qurrata Ayun UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta
  • Yor Hananta UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta
Keywords: Anti Hermeneutika Al-Qur’an; Media Online; Relasi Kuasa.

Abstract

Hermeneutika al-Qur’an merupakan salah satu wacana paling menonjol dalam studi al-Qur’an di Indonesia. Sebagian besar kelompok atau elemen dalam masyarakat bersikap anti atau kontra terhadap penggunaan hermeneutika sebagai metode penafsiran al-Qur’an. Menafsirkan al-Qur’an menggunakan metode hermeneutika dinilai tidak relevan dan berbahaya. Sejumlah kalangan yang kontra ini kemudian coba memproduksi pengetahuan dan wacana tentang keabsahan hermeneutika al-Qur’an. Melalui media online, pengetahuan dan wacana tersebut diproduksi dan disebarkan dengan tujuan mengontrol dan mendisiplinkan khalayak secara tidak langsung, tanpa disadari, dan tidak represif. Tindakan ini setidaknya merupakan satu bentuk praktik kekuasaan di era modern. Tulisan ini kemudian bertujuan untuk mendiskusikan praktik tersebut. Ada tiga pokok permasalahan yang dikaji: (a) media mana saja yang memproduksi wacana anti hermeneutika al-Qur’an?; (b) mengapa dan bagaimana wacana anti hermeneutika al-Qur’an tersebut diproduksi?; dan (c) bagaimana efek dari produksi wacana anti hermeneutika al-Qur’an tersebut?. Dengan mengacu kepada teori relasi kuasa yang digagas oleh Michel Foucault, tulisan ini menemukan bahwa wacana anti hermeneutika al-Qur’an di Indonesia kebanyakan diproduksi oleh media-media berideologi Islam fundamentalis. Hermeneutika merupakan produk non-keislaman dan melahirkan liberalisasi pemikiran menjadi alasan besar yang melatarbelakangi diproduksinya wacana anti hermeneutika al-Qur’an. Produksi wacana anti hermeneutika al-Qur’an dilakukan secara diskursif melalui penonjolan narasi-narasi yang menjelaskan aspek kesejarahan hermeneutika dan kontroversi-kontroversi yang disebabkannya serta pembatasan narasi-narasi yang menjelaskan sisi potitif penggunaan hermeneutika dalam menafsirkan al-Qur’an. Dampak dari kemunculan wacana anti hermeneutika al-Qur’an ini berakibat pada lahirnya sikap yang eksklusif atas pengetahuan, polariasai kelompok, dan stereotip negatif di tengah masyarakat terhadap setiap individu maupun lembaga yang pro terhadap hermeneutika al-Qur’an. Kemunculan wacana anti hermeneutika al-Qur’an yang diproduksi secara diskursif atau tidak objektif ini setidaknya menunjukkan bukti adanya relasi kuasa atau pengetahuan di dalamnya.

References

Akbar, Ali. “Tawaran Hermeneutika Untuk Menafsirkan Al-Qur’an.” Wacana 7, no. 1 (28 Agustus 2005): 50–66. https://doi.org/10.17510/24076899-00701004.
Armas, Adnin. Metodologi Bibel dalam Studi Al-Qur’an. Jakarta: Gema Insani, 2004.
Bahaya Metode Hermeneutika Dalam Menafsirkan Al-Qur’an, 2008. https://www.youtube.com/watch?v=yvxcAka1j8U.
Eriyanto. Analisis Wacana: Pengantar Analisis Teks Media. Yogyakarta: LKiS, 2001.
Faiz, Fakhruddin. Hermeneutika Qur’ani: Antara Teks, Konteks, dan Kontekstualisasi. Yogyakarta: Penerbit Qalam, 2003.
Faruki, Akhmad. “Respon Pemikir Muslim Konservatif Terhadap Penggunaan Teori Hermeneutika Dalam Tafsir Al-Qur’an.” Masters, UIN Sunan Ampel Surabaya, 2019. http://digilib.uinsby.ac.id/34921/.
Hadi, Warsito. “Menimbang Paradigma Hermeneutika Dalam Menafsirkan Al-Qur’an.” EL-BANAT: Jurnal Pemikiran Dan Pendidikan Islam 6, no. 1 (22 Mei 2016): 27–39.
Haitomi, Faisal. “Menimbang Hermeneutika Sebagai Mitra Tafsir.” Nun : Jurnal Studi Alquran dan Tafsir di Nusantara 5, no. 2 (22 Januari 2020): 45-69–69. https://doi.org/10.32495/nun.v5i2.90.
Hidayatullah.com. “Hermeneutika Dan Infiltrasi Kristen,” 30 November 1M. https://www.hidayatullah.com/kolom/catatan-akhir-pekan/read/2004/04/03/2486/hermeneutika-dan-infiltrasi-kristen.html.
Hidayatullah.com. “Hermeneutika Tak Bisa Menggantikan Tafsir Al-Quran,” 30 November 1M. https://www.hidayatullah.com/artikel/tsaqafah/read/2010/01/02/1092/hermeneutika-tak-bisa-menggantikan-tafsir-al-quran.html.
“Hermeneutika Tak Pas untuk Tafsiri Qur’an.” Diakses 28 Oktober 2020. https://www.nu.or.id/post/read/27366/hermeneutika-tak-pas-untuk-tafsiri-quramp8217an.
Hery, Musnur. “Hermeneutika Insider-Ousider: Studi Atas Pengaruh Heremeneutika Barat Terhadap Heremeneutika Islam.” Tamaddun: Jurnal Kebudayaan Dan Sastra Islam 18, no. 2 (3 Desember 2018): 115–33. https://doi.org/10.19109/tamaddun.v18i2.2391.
Hidayat, Komarudin. Menafsirkan Kehendak Tuhan. Jakarta: Teraju, 2004.
Husaini, Adian. Hegemoni Kristen-Barat dalam Studi Islam di Perguruan Tinggi. Yogyakarta: Gema Insani, 2006.
Ibrahim, Sulaiman. “Hermeneutika Teks: Sebuah Wacana Dalam Metode Tafsir Alquran?” HUNAFA: Jurnal Studia Islamika 11, no. 1 (19 Juni 2014): 23–41. https://doi.org/10.24239/jsi.v11i1.338.23-41.
Kamarusdiana, Kamarusdiana, dan Ahmad Zaki M. “Posisi Al-Qur’an Dalam Epistimologi Hermeneutika.” Al Amin: Jurnal Kajian Ilmu dan Budaya Islam 2, no. 1 (27 Agustus 2019): 74–87. https://doi.org/10.36670/alamin.v2i1.18.
Khoiroh, Muflikhatul. “Hermeneutika Sebagai Metoda Interpretasi Teks Al-Qur’an.” Mutawatir : Jurnal Keilmuan Tafsir Hadith 2, no. 1 (2012): 46–60. https://doi.org/10.15642/mutawatir.2012.2.1.46-60.
Komarudin, A. “Hermeneutika Dalam Tafsir Al-Qur’an: Sinergitas Instrumen Penafsiran al-Qur’an Dunia Islam Dan Barat.” At-Ta’wil 1, no. 01 (16 April 2019): 28–39.
“Layakkah Metode Hermeneutika Gantikan Tafsir Alquran? | Republika Online.” Diakses 27 Oktober 2020. https://republika.co.id/berita/pxfqwj385/layakkah-metode-hermeneutika-gantikan-tafsir-alquran.
Muchtar, M. Ilham. “Analisis Konsep Hermeneutika Dalam Tafsir Alquran.” HUNAFA: Jurnal Studia Islamika 13, no. 1 (20 Juli 2016): 67–89. https://doi.org/10.24239/jsi.v13i1.414.67-89.
Mufid, Fathul. “Pendekatan Filsafat Hermeneutika Dalam Penafsiran Al-Quran: Transformasi Global Tafsir Al-Quran.” Ulul Albab 12, no. 1 (1 September 2013). https://doi.org/10.18860/ua.v0i0.2395.
Mulizar. “Hermeneutika Sebagai Metode Baru Dalam Menafsirkan Alquran.” Jurnal At-Tibyan: Jurnal Ilmu Alqur’an dan Tafsir 2, no. 2 (2017): 159–77. https://doi.org/10.32505/tibyan.v2i2.386.
Palmer, Richard E. Hermeneutics: Interpretation Theory in Schleirmacher, Dilthey, Heidegger and Gadamer. Diterjemahkan oleh Mansur Hery dan Damanhuri M. Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2003.
Penyelewengan Tafsir Hermeneutika (ustadz Firanda Andirja), 2017. https://www.youtube.com/watch?v=j_PSZ_PEhf8.
Rahman, Yusuf. “Theological and Polemical Reception on Western Scholarship in Al-Qur’an and Tafsir Studies in Indonesia.” Jurnal Ushuluddin 27, no. 1 (30 Juli 2019): 1–13.
Reflita. “Kontroversi Hermeneutika Sebagai Manhaj Tafsir (Menimbang Penggunaan Hermeneutika Dalam Penafsiran Al-Qur’an).” Jurnal Ushuluddin 24, no. 2 (10 Desember 2016): 135–49. https://doi.org/10.24014/jush.v24i2.1625.
Saifullah, Muhammad. “Menimbang Kritik Adnin Armas atas Hermeneutika Al-Qur’an.” SHAHIH: Journal of Islamicate Multidisciplinary 3, no. 1 (2018). https://doi.org/10.22515/shahih.v3i1.1284.
Shaumiwaty, Shaumiwaty, Evanirosa Evanirosa, dan Rahmat Hidayat. “Hermeneutika Dan Khazanah Keilmuan Islam.” Jurnal Tarbiyah 25, no. 2 (15 Desember 2018). https://doi.org/10.30829/tar.v25i2.319.
Shihab, M. Quraish. Kaidah Tafsir: Syarat, Ketentuan, dan Aturan yang Patut Anda Ketahui dalam Memahami Ayat-ayat al-Qur’an. Tangerang: Lentera Hati, 2013.
Sifa, Alex Nanang Agus, dan Ahmad Faizal Adha. “Understanding the Hermeneutic Debate as a New Method of Understanding Hadis.” Journal of Hadith Studies 2, no. 1 (30 Juni 2019): 54–72. https://doi.org/10.32506/johs.v2i1.538.
Sirry (ed), Mun’im, ed. New Trends in Qur’anic Studies: Text, Context, and Interpretation. Atlanta: Lockwood Press, 2019.
Soleh, Achmad Khudori. “Membandingkan Hermeneutika Dengan Ilmu Tafsir.” TSAQAFAH 7, no. 1 (31 Mei 2011): 31–50. https://doi.org/10.21111/tsaqafah.v7i1.106.
Sudarto, Sudarto. Metodologi Penelitian Filsafat. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada, 1996.
Sulthoni, Akhmad. “Hermeneutika Al-Quran Prespektif Ad-Dakhil Fi at-Tafsir.” Al Karima : Jurnal Studi Ilmu Al Quran Dan Tafsir Vol. 3, no. 2 (5 Mei 2019): 1–21.
Sumayono, E. Hermeneutika: Sebuah Metode Filsafat. Yogyakarta: Kanisius, 1999.
Syamsuddin, Sahiron. Hermeneutika Al-Qur’an. Yogyakarta: Islamika, 2003.
Tangahu, Deybi Agustin. “Hermeneutika Dalam Studi Alquran: Analisis Pemikiran Hamid Fahmy Zarkasyi.” Rausyan Fikr: Jurnal Studi Ilmu Ushuluddin Dan Filsafat 13, no. 2 (2017): 257–86. https://doi.org/10.24239/rsy.v13i2.267.
Teori Hermenetika Al Quran - Habib Muhammad Rizieq Syihab, 2018. https://www.youtube.com/watch?v=M542E7aFlMk.
Wahdah, Admin. “Bahaya di Balik Hermeneutika, Isi Al Quran Pun Diragukan.” Wahdah Islamiyah (blog), 27 Juni 2009. https://wahdah.or.id/bahaya-di-balik-hermeneutika-isi-al-quran-pun-diragukan/.
wahyudi. “Mengapa Tidak Menggunakan Hermeneutika?” Diakses 28 Oktober 2020. http://almuflihun.com/mengapa-tidak-menggunakan-hermeneutika/.
Wibowo, Safrudin Edi. “Kontroversi Penerapan Hermeneutika dalam Studi Al-Qur’an di Indonesia.” Doctoral, UIN Sunan Kalijaga, 2017. http://digilib.uin-suka.ac.id/28739/.
Wijaya, Aksin. “Hermeneutika Al-Qur’an: Memburu Pesan Manusiawi Dalam Al-Qur’an.” Ulumuna 15, no. 2 (31 Desember 2011): 205–28. https://doi.org/10.20414/ujis.v15i2.196.
Zahrad, Siti Aisyah. “Tafsir Al-Qur’an Tidak Cocok dengan Konsep Hermeneutika.” IBTimes.ID (blog), 28 Mei 2020. https://ibtimes.id/tafsir-al-quran-tidak-cocok-dengan-konsep-hermeneutika/.
Zaman, Akhmad Roja Badrus. “Hermeneutika Sebagai Metode Tafsir Al-Qur’an Dan Kontroversi Penggunaannya.” Jurnal Ilmiah Mahasiswa Raushan Fikr 6, no. 2 (18 Juli 2017): 159–75. https://doi.org/10.24090/jimrf.v6i2.2739.
———. “Hermeneutika Sebagai Metode Tafsir Al-Qur’an Dan Kontroversi Penggunaannya.” Jurnal Ilmiah Mahasiswa Raushan Fikr 6, no. 2 (18 Juli 2017): 159–75. https://doi.org/10.24090/jimrf.v6i2.2739.
Published
2021-01-06
How to Cite
rahmattullah, rahmattullah, Ayun , Q., & Hananta , Y. (2021). RELASI KUASA DALAM WACANA ANTI HERMENEUTIKA AL-QUR’AN DI MEDIA ONLINE INDONESIA. Ushuluddin International Conference (USICON), 4. Retrieved from http://conference.uin-suka.ac.id/index.php/USICON/article/view/320