Pendidikan Inklusif dalam Surat al-Hujurat Ayat 10-13 dan Surat Abasa Ayat 1-10

Perspektif Mufassir Klasik Dan Kontemporer

  • Budi Agus Sumantri UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta
Keywords: inclusive education, classic mufassir, contemporary mufassir, pendidikan inklusif, mufassir klasik, mufassir kontemporer

Abstract

In the education aspect of children who appear with a physical difference, abilities and attitudes often get discriminated in the education system. Building tolerance will be effective when through inclusive education in schools. The concept of inclusive education in Islamic teachings is contained in the Quran, which explains that humans on this earth were created with various races, ethnicities, nationalities, genders, religions and different abilities to know, appreciate and respect regardless of differences. In this scientific work the researchers used the library research method by tracing various kinds of references related to the topic of discussion, namely the analysis of the concept of inclusive education in Al-Hujurat Al-Quran verses 10-13 and Abasa verses 1-10 classical and contemporary interpretive perspectives. Inclusive education is an educational process that allows all children to have the opportunity to participate fully in regular activities regardless of racial abnormalities, diversity and other characteristics. Understanding the value of the concept of inclusive education in the Koran can build a social tolerance attitude regardless of differences.

Pada aspek pendidikan anak yang tampil dengan sebuah perbedaan fisik, kemampuan dan sikap sering kali mendapat diskriminasi dalam sistem pendidikan. Membangun sikap toleransi akan efektif mana kala melalui pendidikan inklusif di sekolah. Konsep pendidikan inklusif dalam ajaran Islam terdapat dalam Al-Quran, yang dijelaskan bahwa manusia di muka bumi ini diciptakan dengan berbagai macam ras, suku, bangsa, gender, keberagamaan dan kemampuan yang berbeda untuk selain mengenal, menghargai dan menghormati tanpa memandang perbedaan yang ada. Dalam karya ilmiah ini peneliti menggunakan metode library research dengan menelusuri berbagai macam rujukan yang terkait dengan topik pembahasan yaitu analisis konsep pendidikan inklusif dalam Al-Quran surat Al-Hujurat ayat 10-13 dan surat Abasa ayat 1-10 perspektif mufassir klasik dan kontemporer. Pendidikan inklusif merupakan proses pendidikan yang memungkinkan semua anak berkesempatan untuk berpartisipasi secara penuh dalam kegiatan reguler tanpa memandang kelainan ras, keberagamaan dan karakteristik lainnya. Dengan memahami nilai konsep pendidikan inklusif dalam Al-Quran dapat membangun sikap toleransi sosial tanpa memandang sebuah perbedaan

References

Arif, Mahmud. 2012. Pendidikan agama Islam inklusif-multi kultural, vol. 1, nomor 1 juni.
Baharun, Hasan dan Rabiatul awwaliyah.2018. Pendidikan Inklusif Bagi Anak Berkebutuhan Khusus Perspektif Epistemologi Islam, vol. 5 no.1 maret.
Daimah .2018. Pendidikan Inklusif Perspektif QS. Al-Hujurat Ayat 10-13 Sebagai Solusi Eksklusifisme Ajaran di Sekolah, vol.3 No.1 Juni-Januari.
Ilahi, Muhammad Takdir.2016. Pendidikan Inklusif Konsep dan Aplikasi, Yogyakarta: Ar-Ruzz Media, 2016.
Kustawan, Dedy dan Budi Hermawan. 2013. Model Implementasi Pendidikan Inklusif Ramah Anak, Jakarta: PT. LUXIMA METRO MEDIA.
Rahim. Abdul.2016. Pendidikan Inklusif Sebagai Strategi Dalam Mewujudkan Pendidikan Untuk Semua, VOL.3 No.1 September.
Rifa’i, Muhammad Nasib.2011. Tafsir Ibnu Katsir surah ash-Shaaffaat- an-Nass, Jakarta: Gema Insani
Rosyidi, Imron. 2009. Pendidikan Berparadigma Inklusif, Malang: UIN-Malang Press
Syihab, M. Quraish. 2011. Tafsir Al-Mishbah, Jakarta: Lentera Hati.
Wathoni, Kharisul.2013. Implementasi Pendidikan Inklusi Dalam Pendidikan Islam, vol.1 No. 1 Juni
Published
2020-07-07
How to Cite
Budi Agus Sumantri. (2020). Pendidikan Inklusif dalam Surat al-Hujurat Ayat 10-13 dan Surat Abasa Ayat 1-10. The Indonesian Conference on Disability Studies and Inclusive Education, 1, 125-140. Retrieved from http://conference.uin-suka.ac.id/index.php/icodie/article/view/17