DIFALITERA

Media Pengenalan Sastra Ramah Anak Tunanetra

  • Ony Agustin Damayanti IAIN Surakarta
Keywords: blind, literary, audiobook, tunanetra, sastra

Abstract

Various methods are used so that literature can be reached by everyone, including those who are blind. Through technology that is increasingly developing at this time, literature is processed into a form of audiobooks (sound books) so that it can be enjoyed by blind people. So, the presence of Difalitera is a breath of fresh air for blind people to be able to enjoy a variety of literature. Difalitera presents literature in children's story models, short stories, short stories, poems, fairy tales and also English lessons for the visually impaired. This study was conducted to find out how literature is processed into an audiobook so that it can be enjoyed by blind people. This field research uses a descriptive qualitative approach, through in-depth interviews from Difalitera's founders and 5 people with Difalitera connoisseurs who are determined based on purposive sampling, the results of the study show that literature plays an important role for visually impaired persons in recognizing literacy. Literature is one form of literacy that is easily understood and understood by everyone and can go with the times. From the research conducted, the presence of Difalitera can provide knowledge to blind people in this millennial era. The development of Difalitera is not limited to literature, but also in other fields of scholarship.

Beragam cara digunakan agar sastra dapat dijangkau oleh semua orang, termasuk bagi tunanetra. Melalui teknologi yang semakin berkembang saat ini, sastra diolah menjadi bentuk audiobook (buku suara) agar dapat dinikmati oleh tunanetra. Maka, hadirnya Difalitera menjadi angin segar bagi tunanetra untuk dapat menikmati ragam sastra. Difalitera menyajikan sastra dalam model cerita anak, cerkak, cerpen, puisi, dongeng dan juga english lesson bagi tunanetra. Studi ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana sastra diolah menjadi audiobook agar bisa dinikmati oleh tunanetra. Penelitian lapangan ini (field research) menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, melalui wawancara mendalam (in depth interview) dari pendiri Difalitera dan 5 tunanetra penikmat Difalitera yang ditentukan berdasarkan purposive sampling hasil studi menunjukkan bahwa sastra berperan penting untuk tunanetra dalam mengenal literasi. Sastra menjadi salah satu bentuk literasi yang mudah dipahami dan dimengerti oleh semua orang serta dapat mengikuti zaman. Dari penelitian yang dilakukan, hadirnya Difalitera dapat memberikan pengetahuan kepada tunanetra di era milenial ini. Perkembangan Difalitera juga tidak terbatas pada sastra, tapi juga pada bidang keilmuan lainnya.

References

Nyoman. (2005). Sastra dan Cultural Studies. Yogyakarta: Pustaka Pelajar
Ngadiyo. (2017). Buah Segar Pendidikan. Sukoharjo: Diomedia
M. Dahlan, Muhidin. (2017). Inilah Esai. Yogyakarta: I BOEKOE
Faruk. (2015). Pengantar Sosiologi Sastra. Yogyakarta: Pustaka Pelajar
Sufanti, Main. (2012). Strategi Pengajaran Bahasa Dan Sastra Indonesia. Surakarta: Yuma Pustaka
Ismawati, Esti. (2013). Pengajaran Sastra. Yogyakarta: Penerbit Ombak
Pradopo, D.Rachmat. (2008). Beberapa Teori Sastra, Metode Kritik Dan Penerapannya. Yogyakarta: Pustaka Pelajar264 Ony Agustin Damayanti
Suryabrta, Sumadi. (2015). Metodologi Penelitian. Depok: PT. Rajagrafindo Persada
Demartoto, Argyo. (2005). Menyibak Sensivitas Gender dalam Keluarga Difabel. Surakarta: Sebelas Maret University Press
Sujawanto. (2002). Bahasa dan Sastra Indonesia Menuju Peran Transformasi Sosial Budaya Abad XXI. Yogyakarta: Gama Media
Sugihastuti. (2010). Gender dan Inferioritas Perempuan: Praktik Kritik Sastra Feminis. Yogyakarta: Pustaka Pelajar
Muhmainnah, N.Rahmita. (2015). Pemahaman Siswa Tunanetra (Buta Total Sejak Lahir dan Sejak Waktu Tertentu). Fibonacci, 1 (1), 1-13
Mardhiyah. (2013). Indentifikasi Anak Berkebutuhan Khusus dan Strategi Pembelajarannya. Al Ta’dib, 3(1), 54-62.
Justicia, T.Leo. (2017). Rancang Bangun Aplikasi Messaging Berbasis Voice Interaction Bagi Penderita Tunanetra Pada Sistem Operasi Android. Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer, 1(7), 620-627.
Camaliya, Fayesa. (2016). Pengembangan Audiobook Dilengkapi Alat Peraga Materi Getaran dan Gelombang Untuk Tunanetra Kelas VIII SMP. UPEJ, 5 (2), 67-79
Irham, Hosni. (2007). Tunanetra Dan Kebutuhan Dasarnya. PLB FIP
Dendy, Pratama. (2016). Rancang Bangun Alat dan Aplikasi Untuk Para Tunanetra Berbasis Smartphone Android. Khazanah Infomatika, II (1), 14-19
Lubis, M.Sari. (2018). Metodologi Penelitian. Yogyakarta: Deepublish
Widjaya, Ardhi. (2012). Seluk Beluk Tunanetra & Strategi Pembelajarannya. Yogyakarta: Javalitera
Hidayat, Asep. (2013). Pendidikan Anak Berkebutuhan Khusus Tunanetra. Jakarta: PT. Luxima Metro Media
IDN Times: Difalitera: Audiobook Sastra Indonesia Untuk Komunitas Difabel Netra. (2019, September 03). Reviewed (2019, Oktober 03) from https://www.Idntimes.com/life/inspiration/siantita-novaya/difalitera-audiobooksastra-indonesia-untuk-komunitas-difabel-netra-cicu//full
Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016 Tentang Disabilitas
Takdir, Mohammad. (2013). Pendidikan Inklusif Konsep Dan Aplikasi. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media
Nana, Sudjana. (2008). Dasar-Dasar Proses Belajar Mengajar. Bandung: PT. Sinar Baru Algensindo
Depdiknas. (2005). Kegiatan Belajar Mengajar Di Sekolah Inkludif. Jakarta: Balitbang, Depdiknas
Anwas, M.Oos. (2014). Audiobook Media Pembelajaran Masyarakat Modern. Jurnal Teknodik, 18 (1)
Arsyad, Azhar. (2008). Media Pembelajaran. Jakarta: Raja Grafindo Persada
Endraswara, Suwardi. (2008). Metodologi Penelitian Sastra. Yogyakarta: PT Buku Kita
Escarpit, Robert. (2005). Sosiologi Sastra. Jakarta: Yayasan Obor IndonesiaDifalitera: Media Pengenalan Sastra Ramah Anak Tunanetra 265
Endraswara, Suwardi. (2017). Literasi Sastra. Yogyakarta: Morfalingua
Darmastuti, I. (2019, September 09), Personal Interview with Damayanti
Didik. (2019, September 03), Telephone.
Risky. (2019, September 13), Personal interview with Damayanti.
Fandi. (2019, Oktober 03), Email.
Karin. (2019, Oktober 05), Personal Interview with Damayanti.
Widya, S. (2019, Oktober 31), Personal Interview with Damayanti.
Published
2020-07-13
How to Cite
Ony Agustin Damayanti. (2020). DIFALITERA. The Indonesian Conference on Disability Studies and Inclusive Education, 1, 241-266. Retrieved from http://conference.uin-suka.ac.id/index.php/icodie/article/view/23