Implementasi Habitual Learning untuk Penyandang Disabilitas Mental di Pondok Pesantren Ainul Yakin Gunung Kidul Yogyakarta

  • Ahmad Ahnaf Rafif UIN Sunan Kalijaga
  • In'amul Hasan UIN Sunan Kalijaga
Keywords: habitual learning, mental disability, special education, Islamic Boarding School Ainul Yaqin, pembelajaran perilaku, disabiitas mental, Pesantren Ainul Yaqin

Abstract

This study aims to describe the habitual learning method applied in shaping independent character for children with mental disabilities in Ainul Yakin Islamic Boarding School in Gunung Kidul, Yogyakarta. In providing education on mental disabilities, the Ainul Yakin Islamic Boarding School applies the habitual learning method that can help them live their daily lives independently. Data collected using the method of observation, interviews, and documentation. The result showed that the types of activities which were classified as light but were carried out continuously. One of them is the five-time prayer activity where children are accustomed to being able to stand, sit and prostate independently. all the processes of forming independent characters are carried out using a number of tools and are based on the principles that will be explained in the discussion section.
[Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan metode habitual learning yang diterapkan dalam bentuk karakter mandiri bagi anak-anak disabilitas mental di Pesantren Ainul Yakin Gunungkidul Yogyakarta. Dalam memberikan pendidikan terhadap anak disabilitas mental, Pesanten Ainul Yakin menerapkan metode habitual learning yang dapat membantu mereka dalam menjalani kehidupan sehari-hari secara mandiri. Data dikumpulkan dengan menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis aktivitas yang dijadikan alat pembentuk kebiasaan hanyalah aktivitas-aktivitas yang tergolong ringan namun dilakukan secara terus-menerus. Salah satunya adalah aktivitas salat lima waktu untuk membiasakan anak-anak berdiri, duduk dan sujud secara mandiri. Semua proses pembentukan karakter mandiri tersebut dijalankan dengan menggunakan beberapa alat dan dilandasi pada prinsip-prinsip yang akan diterangkan dalam pembahasan.]

Kata kunci: Pembelajaran perilaku; disabilitas mental; Pesantren Ainul Yakin
Key words: Habitual learning; mental disability; special education; Islamic Boarding School Ainul Yakin

References

Arief, A. (2002). Pengantar Ilmu dan Metodologi Pendidikan Islam. Jakarta: Ciputat Pres
Basri, H. (2018). Ada Jatah Inklusi, Anak Autis Ditolak Sekolah di Makassar, Jawaban Ombudsman hanya Begini!. Diakses pada 7 September 2019, dari https://makassar.tribunnews.com/2018/07/10/ada-jatah-inklusi-anak-autis-ditolak-sekolah-di-makassar-jawaban-ombudsman-hanya-begini
Bowles, E. (2018). The Power of Data to Change School Culture. Diakses pada 8 September 2019, dari https://www.anti-bullyingalliance.org.uk/news-insight/blog/power- data-change-school-cultures
Budiyanto, M. & Machali, I. (2014). Pembentukan Karakter Mandiri Melalui Pendidikan Agriculture di Pondok Pesantren Islamic Studies Center Aswaja Lintang Songo Piyungan Bantul Yogyakarta. Jurnal Pendidikan Karakter, 4(2). DOI: https://doi.org/10.21831/jpk.v0i2.2784
Hakim, L. (2019). Kasus Kekerasan Terhadap Penyandang Disabilitas di DIY Masih Tinggi. Diakses pada 7 September 2019, dari https://www.antaranews.com/berita/790838/kasus-kekerasan-terhadap-penyandang-disabilitas-di-diy-masih-tinggi
Irwanto, Kasim, E.R., Fransiska, A., Lusli, M., Siradj, O. (2010). Analisis Situasi Penyandang Disabilitas di Indonesia: Sebuah Desk-Review. Jakarta: Pusat Kajian Disabilitas Fakultas Ilmu-Ilmu Sosial dan Politik Universitas Indonesia.
Konvensi Hak-Hak Anak Perserikatan Bangsa-Bangsa (United Nations Convention on the Rights of the Child).
Lubis, N., Krisnani, H., Fedryansyaj, M. (2014). Pemahaman Masyarakat Mengenai Gangguan Jiwa dan Keterbelakangan Mental. Share Social Work Journal. 4(4). DOI: https://doi.org/10.24198/share.v4i2.13073.
Mahabbati, A. (2010). Pendidikan Inklusif Untuk Anak dengan Gangguan Emosi dan Perilaku (Tunalaras). Jurnal Pendidikan Khusus. 7(2). DOI: https://doi.org/10.21831/jpk.v7i2.778
Mas’ud, A., dkk. (2001). Paradigma Pendidikan Islam. Semarang: Fakultas Tarbiyah IAIN Walisongo
Mutakin, T. Z., Nurhayati, Rusmana, I. M. (2014). Penerapan Teori Pembiasaan dalam Pembentukan Karakter Religi Siswa di Tingkat Sekolah Dasar. Edutech. 1(3). DOI: https://doi.org/10.17509/edutech.v13i3.3089.
Nashir, H. (2013). Pendidikan Karakter Berbasis Agama dan Kebudayaan. Yogyakarta: Multi Presindo
Nugraheni, S.A. (2012). Menguak Belantara Autisme. Buletin Psikologi. 10(1). DOI: 10.22146/bpsi.11944
Priherdityo, E. (2016). Anak Autisme Punya Citra Trouble Maker. Diakses pada 7 September 2019, dari https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20160407153904-255-122401/anak-autisme-punya-citra-trouble-maker
Publisher. (2019). Sekolah Inklusi dan Pembangunan SLB Dukung Pendidikan Inklusi. Diakses tanggal 7 September 2019, dari http://pk.kemdikbud.go.id/2019/03/15/sekolah- inklusi-dan-pembangunan-slb-dukung-pendidikan-inklusi/
Putra, P. (2019). Dokter Romi Dibatalkan Jadi CPNS karena Difabel, Kemen PPPA Sebut Ada Diskriminasi. Diakses pada 7 September 2019, dari https://regional.kompas.com/read/2019/07/28/13575281/dokter-romi-dibatalkan-jadi-cpns-karena-difabel-kemen-pppa-sebut-ada?page=all
Ramdhani, M. A. (2014). Lingkungan Pendidikan dalam Implementasi Pendidikan Karakter. Jurnal Pendidikan Universitas Garut. 8(1). https://journal.uniga.ac.id/index.php/JP/article/view/69/70
Salim, A. (2006). Teori dan Paradigma Penelitian Sosial, Buku Sumber untuk Penelitian Kualiatatif. Yogyakarta: Tiara Wacana
Sell, N.M. (Ed). (2012). Encyclopedia of the Science of Learning. New York: Springer
Setyaningsih, R. & Gutama, Th.A. (2016). Pengembangan Kemandirian Bagi Kaum Difabel (Studi Kasus pada Peran Paguyuban Sehati dalam Upaya Pengembangan Kemandirian bagi Kaum Difabel di Kabupaten Sukoharjo). Dilema. 31(1). https://jurnal.uns.ac.id/dilema/article/view/8356/pdf
Solehudin, I. (2018). Kekerasan Terhadap Penyandang Disabilitas Meningkat, Peradi Dilibatkan. Diakses pada 7 September 2019, dari https://www.jawapos.com/nasional/27/01/2018/kekerasan-terhadap-penyandang- disabilitas-meningkat-peradi-dilibatkan/
Stubbs, S. 2002. Inclusive Education Where There Are Few Resources. Terj. Septaviana, S. Norwegia: The Atlas Alliance
Sularyo, T. S. & Kadim, M. (2000). Retardasi Mental. Sari Pediatri. 2(3). DOI: http://dx.doi.org/10.14238/sp2.3.2000.170-7
Sulistyorini. (2010). Implementasi Metode Pembiasaan dalam Menginternalisasi Nilai-Nilai Akhlak Mulia Pada Anak Usia Dini di TKAT Birrul Walidain Demaan Kudus. (Skripsi, Fakultas Tarbiyah IAIN Walisongo). http://eprints.walisongo.ac.id/3247/
Sunardi. (2010). Kurikulum Pendidikan Luar Biasa di Indonesia dari Masa ke Masa. Jakarta: Pusat Kurikulum Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Pendidikan Nasional
Syah, M. (2000). Psikologi Pendidikan Dengan Pendekatan Baru. Bandung: Remaja Rosdakarya
Published
2020-07-01
How to Cite
Ahmad Ahnaf Rafif, & In’amul Hasan. (2020). Implementasi Habitual Learning untuk Penyandang Disabilitas Mental di Pondok Pesantren Ainul Yakin Gunung Kidul Yogyakarta. The Indonesian Conference on Disability Studies and Inclusive Education, 1, 63-80. Retrieved from http://conference.uin-suka.ac.id/index.php/icodie/article/view/9