Pemantauan Kebocoran Minyak (Oil Spill) dengan Metode Remote Sensing Berbasis Google Earth Engine Di Laut Lhokseumawe

Authors

  • Ahmad Zakki Fadilurrahman
  • Akmal Adnan Attamami
  • Yasma Aziza Ul Akrimah

Keywords:

Mitigasi, Oil Spill, Remote Sensing, Google Earth Engine, Cloud Computing

Abstract

Indonesia telah dikenal sebagai negara maritime terbesar di dunia dengan tingkat produksi hasil tambang pada sektor migas yang cukup tinggi. Dengan tingginya kegiatan produksi dan transportasi migas laut yang dilakukan serta melewati lalu lintas pelayaran internasional yang cukup besar tidak dipungkiri menyebabkan potensi pencemaran perairan akibat tumpahan minyak (oil spill) tinggi. Resiko tumpahan minyak pada daerah perairan ini perlu diperhatikan baik dalam upaya preventif ataupun mitigasi pencemaran yang telah terjadi. Adapun insiden tumpahan minyak yang telah terjadi pada Kawasan regional seperti insiden kebocoran minyak di laut Lhokseumawe pada tahun 2022. Dalam mitigasi yang dilakukan didasarkan pada Keputusan Menteri Perhubungan Republik Indonesia Nomor KM 263 Tahun 2020, dimana upaya pengawasan, pelaporan, dan mitigasi pencemaran laut yang dilakukan masih menggunakan metode konvensional mengandalkan mobilisasi atau survey lapangan secara langsung. Cara ini tentunya akan sulit dilakukan dan bersifat tidak efektif karena dapat terbatas oleh sumber daya manusia yang dimiliki dan letak wilayah geografis tertentu. Dengan demikian, metode pengawasan lain diperlukan bersifat mudah, akurat, dan ekonomis. Adapun solusi yang dapat dilakukan dengan menggunakan teknologi remote sensing dengan citra satelit untuk menentukan nilai NDTI (Normalized Difference Turbidity Index). Indeks ini dapat digunakan untuk menentukan seberapa tercemar perairan yang diawasi. Data set ini dapat diakses pada google earth engine sehingga korelasi data tingkat pencemaran yang terawasi pada daerah terkonfirmasi dapat ditentukan. Selain itu, hasil perhitungan indeks ini juga dapat mengkonfirmasi tumpahan minyak yang terjadi pencemaran terjadi. Sehingga diharapkan metode yang diajukan ini dapat mempermudah mitigasi bencana secara efisien.

References

Downloads

Published

2023-02-25