Force Majeur Analysis in Postponement of Murabahah Financing Payment at KWPS Mandiri Lamongan

Authors

  • Siti Nurhayati IAIN Kediri
  • Izzul Fauziatul Latifah IAIN Kediri

DOI:

https://doi.org/10.14421/aicols.v7i1.1317

Keywords:

Penundaan Pembayaran, Pembiayaan Murabahah, Force Majeur

Abstract

KWPS Mandiri Desa Trosono merupakan salah satu koperasi syariah yang dalam pelaksanaannya menggunakan bentuk pembiayaan murabahah. Dalam praktik pembiayaan murabahah yang terjadi di KWPS Mandiri Desa Trosono, koperasi memberikan pinjaman uang kepada anggota dan memerintahkan kepada anggota sendiri untuk membeli barang yang mereka butuhkan. KWPS Mandiri Desa Trosono juga memerintahkan kepada anggota untuk melakukan pembayaran angsuran sesuai dengan jangka waktu yang telah disepakati oleh kedua belah pihak. Namun, beberapa pihak anggota kerap melakukan keterlambatan dalam pembayaran angsuran yang melebihi jangka waktu. Sehingga menyebabkan kerugian berupa tidak lancar dalam memutar modal dan koperasi tidak mendapatkan dana. Terdapat dua bentuk penundaan pembayaran yang terjadi di KWPS Mandiri Desa Trosono, berupa melakukan pembayaran angsuran setiap 2 bulan sekali dan melakukan pembayaran angsuran melebihi dari 10 bulan. KWPS Mandiri Desa Trosono. Terjadinya penundaan pembayaran angsuran di KWPS Mandiri Desa Trosono dilatarbelakangi oleh beberapa faktor antara lain pihak anggota mengalami gagal panen akibat bencana banjir dan hama, dampak adanya covid-19 serta adanya kebutuhan yang mendesak dan penting sehingga menyebabkan tidak tepat waktu dalam melakukan pembayaran angsuran. Oleh karena itu, melihat kondisi-kondisi pihak anggota yang mengalami gagal panen akibat bencana banjir dan hama serta dampak adanya covid-19 dapat tergolong pada kategori force majeur dan tidak boleh dikenakan sanksi.

 

[KWPS Mandiri Desa Trosono is one of the Islamic cooperatives that utilizes the Murabahah financing method in its operations. In the practice of Murabahah financing at KWPS Mandiri Desa Trosono, the cooperative provides loans to its members and instructs them to purchase the required goods themselves. The cooperative also directs its members to make installment payments according to the agreed-upon time frame. However, some members frequently delay their installment payments, exceeding the agreed-upon time frame. This leads to losses in terms of capital turnover, and the cooperative doesn't receive the funds on time. There are two forms of delayed payments occurring at KWPS Mandiri Desa Trosono: paying installments every two months and paying installments more than 10 months late. The delayed installment payments at KWPS Mandiri Desa Trosono can be attributed to several factors. These factors include members experiencing crop failures due to floods and pests, the impact of the COVID-19 pandemic, and urgent and essential needs that cause delays in making installment payments. Therefore, considering the conditions faced by members who have experienced crop failures due to floods and pests and the impact of COVID-19, these situations can be classified as force majeure and should not be subject to sanctions]

References

Downloads

Published

2023-11-08