SISWA LITERAT MELALUI PEMANFAATAN POJOK BACA
Keywords:
Pemanfaatan, Pojok Baca, Minat Baca, Factor Pendukung, Faktor Penghambat.Abstract
Survey lembaga PISA, PIRLS, dan AKSI menunjukkan kemampuan memahami bacaan
siswa sekolah dasar masih rendah. Padahal, di era globalisasi seseorang dituntut memiliki
kemampuan memahami teks secara analitis, kritis dan reflektif. Masalah utama yang
dihadapi banyak Lembaga Pendidikan ini juga dialami Madrasah Ibtidaiyah Taufiqiyah
Semarang yaitu rendahnya minat baca siswa ditambah minimnya ketersediaan buku.
Kajian ini bertujuan mendeskripsikan kondisi minat baca siswa kelas IV, pemanfaatan
pojok baca, faktor pendukung dan penghambat pemanfaatan pojok baca dalam
menumbuhkembangkan minat baca. studi ini menggunakan pendekatan kualitatif
deskriptif dengan setting lapangan. Pengumpulan data dilakukan dengan metode
observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan langkah
pengumpulan data, reduksi dan kategorisasi data, display data serta verifikasi/ simpulan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: pertama, kondisi minat baca siswa dalam kategori
rendah ditunjukkan sedikitnya siswa yang gemar membaca dan tidak mengisi waktunya
dengan membaca. Kedua, pemanfaatan pojok baca belum maksimal.dibuktikan dengan
belum dilaksanakannya program literasi rutin, belum dimanfaatkan sebagai sumber
belajar, rujukan, tempat baca, dan tempat refreshing. Ketiga, terdapat faktor pendukung
pemanfaatan pojok baca dalam menumbuhkan minat baca berupa kontribusi banyak
pihak, antusiasme siswa pada buku baru, partisipasi aktif orang tua, kerjasama dengan
perpustakaan daerah, dan kesiapan perpustakaan sekolah. Keempat, faktor
penghambatnya berupa kondisi buku rusak, penataan dan dekorasi tidak menarik dan
guru kurang kreatif membuat program literasi.
