Kurikulum Madrasah dalam Konteks Upaya Mencerdaskan Bangsa
Keywords:
kurikulum, madrasah, cerdasAbstract
Madrasah sebagai salah satu wadah pengembangan generasi muda dan menjadi salah satu agen pencetak generasi yang unggul secara intelektual dan spiritual. Menyadari peran penting pendidikan di madrasah, maka pemerintah khususnya Kementerian Agama perlu terus berupaya meningkatkan mutu pendidikan sehingga dapat mewujudkan salah satu cita-cita bangsa Indonesia yaitu “Mencerdaskan Kehidupan Bangsa”. Upaya madrasah dalam ikut serta mencerdaskan kehidupan bangsa mengahadapi tantangan zaman. Tantangan zaman bagi pendidikan di madrasah dewasa ini dipengaruhi oleh perubahan pesat di bidang sosial, ekonomi, budaya, politik, dan teknologi. Dampak perubahan tersebut dirasakan baik lokal, nasional, hingga internasional. Madrasah sebagai lembaga pendidikan Islam perlu memandang positif atas perubahan di masyarakat dunia. Perubahan-perubahan tidak selalu berdampak negatif, tetapi juga positif. Perubahan positif sebagai upaya menjawab tantangan zaman dilakukan oleh madrasah. Madrasah sebagai lembaga pendidikan Islam yang unggul dan mampu bersaing dengan lembaga pendidikan formal lainnya perlu dikembangkan model kurikulum integratif. Muatan agama dan nilai-nilai moral yang terintegrasi dalam mata pelajaran umum akan menjadikan ciri khas bagi madrasah itu sendiri. Dengan demikian, para peserta didik memiliki kecerdasan yang utuh baik spiritualitas, intelektualitas, maupun emosionalitas.Integritas nilai- nilai Qur’ani dalam ilmu umum akan berdampak pada penanaman karakter bangsa sehingga terwujud generasi muslim yang tidak hanya memiliki kecerdasan otak tetapi juga memiliki berbagai kecerdasan yang lainnya seperti kecerdasan emosi, kecerdasan kreatif dan keceradasan spritual. Model kurikulum ini merupakan salah model kurikulum integratif yang perlu dikembangkan untuk melahirkan berbagai keterampilan dan kecerdasan secara utuh bagi para siswa dan alumninya. Inilah upaya mencerdaskan bangsa dengan pengembangan kurikulum pada madrasah.
