Kurikulum Pendidikan Agama Islam dengan Model KurikulumIntegratif
Keywords:
Kurikulum Pendidikan Agama Islam, Kurikulum IntegratifAbstract
Kurikulum merupakan ruh dalam sebuah pendidikan. Untuk memperbaiki dan meningkatkan mutu pendidikan maka yang pertama harus dilakukan adalah mengembangkan dan melengkapi kurikulum disesuaikan dengan potensi daerah serta tuntutan perkembangan zaman. Pendidikan akan mampu melahirkan anak- anak bangsa yang cerdas dan terampil ketika kurikulum dikembangkan dan dilaksanakan sesuai dengan kebutuhan dasar peserta didik. Secara kumulatif landasan penyusunan kurikulum adalah: (1) landasan filosofis, (2) landasan psikologis, (3) landasan sosiologis, (4) landasan ilmu pengetahuan dan teknologi, (5) landasan organisatoris. Ke lima landasan tersebut menjadi dasar-dasar dalam tujuan yang ingin dicapai. Sedangkan Prinsip-prinsip kurikulum Integratif ini, haruslah mengacu pada dasar- dasar agama Islam. Konsep kurikulum integratif yang dimaksud adalah bentuk organisasi kurikulum yang benar-benar menghilangkan batas-batas antara berbagai mata pelajaran. Mata pelajaran-mata pelajaran dilebur menjadi satu dan disajikan dalam bentuk unit. Dari pengertian ini dan ciri-ciri unit sebagaimana telah dijelaskan di atas, mengimplikasikan bahwa seluruh mata pelajaran dipelajari secara simultan dalam suatu waktu untuk memecahkan suatu masalah. Jadi faktor yang menyatukan antara beberapa mata pelajaran adalah masalah tersebut.
