Resiliensi Akademik Pada Siswa Kelas VII dalam Mengikuti Pendidikan di Pesantren Ditinjau Dari Dukungan Sosial Teman Sebaya
Keywords:
Resiliensi, Pendidikan Pesantren, Dukungan Sosial, Teman SebayaAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui resiliensi akademik pada siswa kelas VII dalam mengikuti pendidikan di Pesantren ditinjau dari dukungan sosial teman sebaya. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan atau field research, yaitu penulis melakukan penelitian langsung ke lokasi untuk mendapatkan dan mengumpulkan data. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Peneliti melakukan wawancara langsung kepada informan serta melakukan pengamatan langsung terkait obyek penelitian. Teknik analisis dalam penelitian ini yaitu Analysis Interactive Model Miles & Huberman terdiri dari data collection (pengumpulan data), data reduction (reduksi data), data display (penyajian data), dan conclutions (penarikan kesimpulan). Hasil penelitian menunjukkan bahwa dukungan sosial teman sebaya merupakan faktor penting dari resiliensi yang dibutuhkan bagi siswa kelas VII agar survive mengikuti pendidikan di pesantren. Siswa yang mendapat dukungan emosional, informasi, instrumental, dan penilaian akan merasa mendapat kasih sayang dan perhatian serta tidak merasa sendiri, oleh sebab itu siswa dapat bertahan disituasi yang dianggap sulit sehingga mendapatkan resiliensi akademiknya tinggi. Dari penjabaran di atas dapat memberikan suatu kesimpulan bahwa seseorang yang mendapatkan dukungan sosial dari teman sebayanya, maka akan mempengaruhi tingginya resiliensi dalam menghadapi tekanan akademik yang dihadapi.
