Penggunaan Modul Matematika Berbasis Pendekatan Saintifik untuk Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik pada Materi Teorema Phytagoras
Keywords:
Modul Matematika, Pendekatan SaintifikAbstract
Modul pembelajaran merupakan satuan program belajar mengajar yang terkecil, yang dipelajari
oleh peserta didik sendiri secara perseorangan atau diajarkan oleh peserta didik kepada dirinya
sendiri (self-instructional). Modul dapat dimanfaatkan peserta didik secara mandiri untuk belajar
kapanpun dan di manapun. Di MTs Negeri 1 Yogyakarta, masih banyak siswa yang belum
memahami materi pelajaran matematika secara optimal. Oleh karena itu, para guru sudah
berupaya menyediakan modul matematika dengan pendekatan saintifik yang disesuaikan dengan
karakteristik peserta didik, sehingga diharapkan peserta didik dapat menemukan konsep sendiri
berdasarkan hasil percobaan yang dilakukan secara berkelompok. Metode saintifik mengajarkan
peserta didik untuk mengamati, menanya, mengumpulkan informasi, mengasosiasi, dan
mengomunikasikan permasalah yang disajikan dalam modul. Hasil pelaksanaan best practice ini
dilakukan dengan membandingkan hasil test antara kelas eksperiman dan kelas kontrol. Kelas
eksperiman adalah kelas yang diberikan perlakuan dengan pembelajaran menggunakan modul
saintifik, sedangkan kelas kontrol adalah kelas yang diberikan pembelajaran tanpa menggunakan
modul saintifik. Penilaian diambil berdasarkan hasil pretest dan posttest. Nilai rata-rara pretest
pada kelas eksperiman adalah 49.33 dan nilai rata-rata postesnya sebesar 90.00, sedangkan pada
kelas kontrol nilai rata-rata pretest adalah 48.73 dan nilai rata rata postestnya sebesar 78.00. Dari
hasil ini disiimpulkan bahwa penggunaan modul matematika berbasis pendekatan saintifik dapat
meningkatkan hasil belajar peserta didik pada materi teorema phytagoras
