PANDEMI DAN KRISIS MULTIDIMENSIONAL DALAM TEOLOGI PEMBEBASAN ISLAM - KRISTEN

Authors

  • Amos Yogyakarta State University
  • Albi Abdullah UIN Sunan Gunung Djati
  • Muhammad Nasrullah UIN Sunan Kalijaga

Keywords:

Interreligius, teologi pembebasan, antar-iman, pandemi, krisis multidimensional

Abstract

Artikel ini membahas pandemi dan krisis multidimensional yang muncul mengikutinya dalam kerangka wacana teologi pembebasan. Teologi pembebasan menjadi salah satu wacana teologi yang berpengaruh dalam abad 20 - 21, bahkan pengaruh ini tersebar dalam berbagai agama dan tradisi kepercayaan. Tetapi kemudian, teologi pembebasan yang secara umum muncul pada abad 20 perlu dikontekstualisasikan dengan realitas pandemi COVID-19. Kita bisa melihat bahwa persoalan pandemi bukan sekadar permasalahan medis dan sains semata, lebih besar daripada itu, terdapat krisis ekonomi, krisis medis, dan krisis sosial - politik dalam pandemi covid-19. Artikel ini ingin menunjukkan perlunya sebuah konstruksi teologis yang merespon "dunia dalam pandemi" beserta permasalahan dalamnya. Melalui kajian inter-religius, artikel ini juga ingin memikirkan ulang teologi pembebasan Islam - Kristen konvensional. Bahwa untuk merespon masalah global hari ini, teologi pembebasan butuh dirumuskan ulang dalam banyak perspektif iman dan tradisi agama. Sehingga konsep teologi pembebasan dalam merespon pandemi dan krisis yang mengikutinya adalah diskursus lintas agama. Gagasan - gagasan filsuf yang merespon realitas pandemi Covid - 19, seperti Slavoj Zizek, Giorgio Agamben, dan Yuval Noah Harari, akan memperkaya diskursus teologi pembebasan Islam - Kristen ini.

References

Published

2022-06-10

How to Cite

PANDEMI DAN KRISIS MULTIDIMENSIONAL DALAM TEOLOGI PEMBEBASAN ISLAM - KRISTEN. (2022). Ushuluddin International Conference (USICON), 5, 121-145. https://conference.uin-suka.ac.id/index.php/USICON/article/view/758