Literasi Budaya Berbasis Kearifan Lokal sebagai Aktivitas untuk Menurunkan Screen Time pada Anak Usia Dini

##plugins.themes.academic_pro.article.main##

Faizah Faizah
Yenny Aulia,Rachman
Farinka Nurrahmah,Azizah

Abstract

Pada era digital sekarang ini, yang perlu diperhatikan dalam mendidik anak adalah screen time
berlebihan. Screen time adalah waktu yang dihabiskan oleh anak di depan layar elektronik,
seperti televisi, tablet, atau smartphone. Hal ini penting untuk diperhatikan, terutama pada
Anak Usia Dini. Screen time seringkali menyita waktu bermain juga produktivitas anak-anak.
Selain itu, dampaknya juga pada pembatasan anak untuk aktif berinteraksi dengan orang lain
atau lingkungan sekitar. Terkait hal tersebut, WHO juga menganjurkan pembatasan screen
time bagi anak-anak sesuai dengan golongan usia. Menggunakan tekhnik observasi,
penyebaran angket, wawancara dengan pendekatan kualitatif artikel ini bertujuan untuk
mengkaji lebih dalam konstribusi literasi budaya berbasis kearifan lokal sebagai kegiatan untuk
menurunkan screen time berlebihan pada AUD. Sehingga anak-anak tetap produktif berliterasi
namun mengurangi screen time berlebihan. Penelitian ini mengkaji tentang peran orang tua,
urgensi literasi budaya berbasis kearifan lokal serta beberapa kegiatan berbasis kearifan lokal
yang bisa menurunkan screen time berlebihan pada anak.

##plugins.themes.academic_pro.article.details##

How to Cite
Literasi Budaya Berbasis Kearifan Lokal sebagai Aktivitas untuk Menurunkan Screen Time pada Anak Usia Dini. (2022). Annual Conference on Islamic Early Childhood Education (ACIECE), 6, 67-74. https://conference.uin-suka.ac.id/index.php/aciece/article/view/890

How to Cite

Literasi Budaya Berbasis Kearifan Lokal sebagai Aktivitas untuk Menurunkan Screen Time pada Anak Usia Dini. (2022). Annual Conference on Islamic Early Childhood Education (ACIECE), 6, 67-74. https://conference.uin-suka.ac.id/index.php/aciece/article/view/890

References