Interaksi Sosial dalam Pembentukan Self Adjustment Anak Tunanetra
Keywords:
Pola Interaksi Sosial, Penyesuaian diri, TunanetraAbstract
Allah SWT. menciptakan manusia sebagai makhluk yang paling mulia di muka bumi. Manusia diciptakan sebagai makhluk sosial, dan makhluk sosial tidak dapat hidup sendiri dan saling membutuhkan. Interaksi sosial adalah aktivitas yang terjadi ketika individu atau kelompok orang berinteraksi satu sama lain. Ada dua model interaksi sosial, asosiasi dan disosiasi. Anak tunanetra memiliki keterbatasan penglihatan. Anak tunanetra kurang interaksi sosial yang memuaskan atau interaksi sosial yang terbatas. Fokus masalah yang diteliti dalam penelitian ini yaitu 1) Bagaimana pola interaksi sosial dalam penyesuaian dirianak tunanetra di SLB Negeri Jember ? 2) Apa saja yang mempengaruhi faktor interaksisosial dalam penyesuaian diri anak tunanetra di SLB Negeri Jember?. Penelitian ini menyimpulkan bahwa 1) model interaksi sosial yang mengadaptasi anak tunanetra di SLB Negeri Jember asosiasitif. 2) faktor-faktor yang mempengaruhi interaksi anak tunanetra dalam beradaptasi do SLB Negeri Jember adalah ketidakmampuan mengntrol emosi, ketergantungan pada orang-orang disekitarnya, dan masih adanya anggapan orang tua bahwa anaknya tidak bisa mandiri.




