Bimbingan Kelompok Dengan Menggunakan Teknik Diskusi Dalam Mengurangi Rasa Canggung Mahasiswa Tunanetra (studi kasus dua mahasiswi Bimbingan dan Konseling Islam UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta)
Keywords:
Teknik Diskusi, Canggung, Tunanetra, Bimbingan KelompokAbstract
Allah Swt. Sebagai Kholiq menciptakan makhluk-Nya dengan kelebihan dan kekurangan masing-masing. Makhluk Allah Swt. Berbagai macam jenisnya yaitu seluruh alam semesta dan isinya terdiri dari makhluk hidup dan makhluk tak hidup. Manusia sebagai salah satu makhluk hidup yang Allah Swt. Ciptakan dengan berbagai macam bentuk dan sifatnya. Disabilitas tunanetra adalah manusia yang memliki kelainan atau cacat pada indra pengelihatannya (mata) sehingga memerlukan fasilitas khusus dalam berkomunikasi dan berinteraksi. Bimbingan kelompok merupakan salah satu bentuk dari upaya memfasilitasi penyandang tunanetra untuk membantu berinteraksi dalam lingkungan sosialnya agar para penyandang tunanetra tidak merasa canggung. Salah satu teknik dalam bimbingan kelompok yang digunakan untuk memfasilitasi para penyandang tunanetra ini adalah diskusi. Maka penelitian ini akan mengulas peran bimbingan kelompok dengan teknik diskusi untuk mengurangi rasa canggung tunanetra ketika memerlukan bantuan. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan metode penelitian kepustakaan. Dari penelitian ini didapatkan hasil bahwa bimbingan kelompok dengan teknik diskusi dapat mengurangi rasa canggung tunanetra dengan diterapkan dalam suasana hangat, santai dan saling memberikan apresiasi.




