Introducing English as a Foreign Language for Autism Children, Why Not?
Keywords:
children with autism, English learning, TPR, anak dengan autisme, pembelajaran Bahasa InggrisAbstract
Children with autism tend to have difficulty communicating with others, but their language skills can still develop. This research is a descriptive qualitative study that illustrates English learning activities for autistic students at Talenta Kids School, Salatiga. This school provides educational services for autistic children using comprehensive learning methods and therapeutic methods. There are 7 students in this class but the researchers only focus on 2 students with autism as the object of this study. The learning activities of English students with autism are carried out by applying the Total Physical Response (TPR) method. This method connects vocabulary teaching with action. Data obtained through observation, interviews, and documentation. There are several activities carried out in English learning activities such as introducing simple vocabulary, teaching students to understand and following oral instructions from their teacher using simple English, encouraging students to respond to other people's words and describe something, singing, dancing and playing English games, as well as teaching reading and writing English in a simple way. The results showed that there was high enthusiasm from autistic students when learning English. They are able to respond and communicate well despite some obstacles. In addition, they also become more interested in focusing on their teacher.
[Anak-anak dengan autisme cenderung mengalami kesulitan dalam berkomunikasi dengan orang lain, akan tetapi keterampilan bahasa mereka tetap dapat berkembang. Penelitian ini penelitian kualitatif deskriptif yang menggambarkan kegiatan belajar Bahasa Inggris untuk siswa autis di Talenta Kids School, Salatiga. Sekolah ini menyediakan layanan pendidikan untuk anak-anak autis menggunakan metode pembelajaran dan metode terapi yang komprehensif. Ada 7 siswa di kelas ini tetapi peneliti hanya fokus pada 2 siswa dengan autisme sebagai objek penelitian ini. Kegiatan belajar Bahasa Inggris siswa autis dilakukan dengan menerapkan metode Total Physical Response (TPR). Metode ini menghubungkan antara mengajar kosa kata dengan tindakan. Data didapatkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Ada beberapa kegiatan yang dilakukan dalam kegiatan belajar Bahasa Inggris seperti memperkenalkan kosa kata sederhana, mengajar siswa untuk memahami dan mengikuti instruksi lisan dari guru mereka menggunakan Bahasa Inggris sederhana, mendorong siswa untuk menanggapi kata-kata orang lain dan menggambarkan sesuatu, bernyanyi, menari dan bermain permainan Bahasa Inggris, serta mengajar membaca dan menulis Bahasa Inggris dengan cara yang sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada antusiasme yang tinggi dari siswa autis ketika belajar Bahasa Inggris. Mereka mampu merespon dan berkomunikasi dengan baik walaupun ada beberapa kendala. Selain itu, mereka juga menjadi lebih tertarik untuk fokus pada guru mereka.]