Kurikulum Bahasa Arab Berbasis Ikigai untuk Pembelajaran yang Lebih Bermakna

Authors

  • Musnif Istiqomah Pascasarjana UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Keywords:

Ikigai, Kurikulum Bahasa Arab, Pembelajaran Bermakna

Abstract

Permasalahan umum yang sering dihadapi dalam pembelajaran bahasa Arab di sekolah/madrasah dari dulu hingga saat ini adalah rendahnya motivasi belajar siswa akibat adanya asumsi bahwa bahasa Arab itu sulit untuk dipelajari—bahasa Arab adalah bahasa akhirat dan tidak membumi—sehingga mengakibatkan rendahnya capaian hasil belajar terhadap mata pelajaran tersebut. Adanya transformasi perubahan kurikulum bahasa Arab di sekolah/madrasah dari kurikulum 1984 hingga Kurikulum Merdeka Belajar dewasa ini masih belum signifikan mendongkrak motivasi belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dan memberikan tawaran baru dalam kurikulum bahasa Arab dengan pendekatan Ikigai untuk membangun pembelajaran yang lebih bermakna dan relevan serta memotivasi siswa. Pendekatan kualitatif dengan metode literatur review digunakan untuk mengeksplorasi dokumen-dokumen tentang kurikulum bahasa Arab di sekolah/madrasah serta literatur yang membahas konsep Ikigai yang nantinya menjadi pendekatan dalam penyusunan kurikulum bahasa Arab di sekolah/madrasah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep Ikigai, yang berarti "alasan untuk hidup" dalam budaya Jepang, berfokus pada keseimbangan antara empat elemen, yaitu passion, profession, mission, dan vocation. Dalam kurikulum bahasa Arab berbasis Ikigai, elemen passion (apa yang disukai) disusun untuk mengarahkan siswa menumbuhkan minat dalam belajar bahasa Arab. Pada elemen vocation (apa yang dikuasai), kurikulum disusun untuk mengukur dan menilai perkembangan keterampilan bahasa Arab yang dikuasai oleh siswa. Pada elemen mission (apa yang dunia butuhkan), kurikulum disusun dengan melihat bagaimana bahasa Arab relevan dengan kehidupan modern dan dunia global. Dan pada elemen profession (apa yang bisa dilakukan untuk mendapat bayaran), kurikulum dirancang untuk menghubungkan bahasa Arab dengan prospek karier sehingga menjadi sesuatu yang menghasilkan. Dengan tawaran inovasi kurikulum bahasa Arab berbasis Ikigai ini, diharapkan pembelajaran bahasa Arab menjadi lebih bermakna dan relevan serta memotivasi siswa.

References

Abdul Wahab, M. (2008). Epistemologi dan Metodologi Pemebelajaran Bahasa Arab, Jakarta: Lembaga Penelitian UIN Syarif Hidayatullah.

Ahmad Najib, D. & Elhefni,. (2016) Pengaruh Penerapan Pembelajaran Bermakna (Meaningfull Learning) pada Pembelajaran Tematik IPS Terpadu Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas III di MI Ahliyah IV Palembang, Jurnal Ilmiah PGMI, Volume 2, Nomor 1.

Alka Azzuraprianda. (2023). Analisis Kritis Buku Ikigai dalam Perspektif Akidah Islam. Jurnal Riset Komunikasi Penyiaran Islam, 63–68. https://doi.org/10.29313/jrkpi.vi.2285

Aladdin, A. (2013) “Demotivating Factors in the Arabic Language Clasroom: What demotivates non-Muslim Malaysian learners when it comes to learning Arabic?” Procedia - Social and Behavioral Sciences 93, h. 1652 – 1657

Dewaele, J. M., Botes, E., & Meftah, R. (2023). A Three-Body Problem: The effects of foreign language anxiety, enjoyment, and boredom on academic achievement. Annual Review of Applied Linguistics, 43, 7–22. https://doi.org/10.1017/S0267190523000016

Dornyei, Z. & Ushioda, E. (2011). Teaching and Researching Motivation (2nd ed.), Harlow, England: New York, Longman, h. 139

Fahrurrozi, A. & Mahyudin, E. (2010). Pembelajaran Bahasa Asing, Jakarta: Bania Publishing.

Garcia, H. & Miralles, F. (2019). Ikigai: Rahasia Hidup Bahagia dan Panjang Umur Orang Jepang, Rene Pustaka. Penerjemah: Krisnadi Yuliawan

Hadis, A dan Nurhayati. 2014. Psikologi dalam Pendidikan, Bandung: Alfabeta.

https://rakaminstudent.com/ikigai-konsep-bahagia-jepang/

Lampiran 3 : Standar Isi dan Standar Kompetensi Lulusan Pendidikan Agama Islam dan Bahasa Arab di Madrasah, Permenag No: 2 Tahun 2008. Hal: 16.

Loviyani Putri, Y., & Rifai, A. (2019). Pengaruh Sikap dan Minat Belajar terhadap Motivasi Belajar Peserta Didik Paket C. Journal of Nonformal Education and Community Empowerment, 3(2), 173–184. https://doi.org/10.15294/pls.v2i1.23448

McClelland & Clarence, D. (1987). Human Motivation, New York: Cambridge University Press.

Mutiara, N.,U., dan Sobandi, A. 2018. Iklim Sekolah Sebagai Determinan Minat Belajar Siswa. Jurnal Pendidikan Manajemen Perkantoran 1(2).71-77.

Najib, D. A., & Elhefni, E. (2016). Pengaruh Penerapan Pembelajaran Bermakna (Meaningfull Learning) Pada Pembelajaran Tematik IPS Terpadu Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas III di MI Ahliyah IV Palembang. JIP Jurnal Ilmiah PGMI, 2(1), 19–28. https://doi.org/10.19109/jip.v2i1.1063

Ningrum, R., & Alya, Z. (2022). Konsep Ikigai pada Generasi Z Jepang Menghadapi Covid 19 Universitas Bina Nusantara , Jakarta , Indonesia Surel Korespondensi : dasmarani@binus.edu ABSTRACT : The concept of ikigai provides insight into the significance of Japanese life . Ikigai allows a . 4(2), 70–79.

Ridlo, U. (2015). Bahasa Arab Dalam Pusaran Arus Globalisasi : Antara Pesismisme Dan Optimisme. Ihya Al-Arabiyah, 1(2), 210–226.

Rosyidi, A. W. (2012). Menengok Kembali Kurikulum Bahasa Arab dan Pembelajarannya. Makalah Pendampingan Guru BA MI, November.

Suparno, (1997). Teori Belajar Konsep dan Strategi Penerapannya di kelas, Jakarta: Rineka Cipta

Takdir. (2020). Problematika Pembelajaran Bahasa Arab, Naskhi Jurnal Kajian Pendidikan dan Bahasa Arab.

Undang-Undang No: 22 Tahun 1999 Tentang Pemerintah Daerah, dan PP Nomor 25 Tahun 2000 Tentang Kewenangan Daerah dan Pusat

Wahab, M. A. (2008). Epistemologi dan Metodologi Pemebelajaran Bahasa Arab, Jakarta: Lembaga Penelitian UIN Syarif Hidayatullah.

Downloads

Published

2025-02-01